Langsung ke konten
Banner
Terbaru
Banjarbaru

Adaro Spectapreneur Perkuat Ekosistem Wirausaha di Kalimantan Selatan

Oleh Ikhsan Selidah · 21 Oktober 2026 · 2 menit baca · 0 views

BANJARBARU, selidahnusantara.id – Di balik produk yang dipajang di stan bazar, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menyimpan potensi besar untuk menggerakkan perekonomian daerah. Ketika usaha lokal berkembang, peluang kerja terbuka dan perputaran ekonomi masyarakat ikut meningkat.

Semangat tersebut mengemuka dalam pembukaan Adaro Spectapreneur dan Bazar UMKM Adaro di Lapangan Murjani, Banjarbaru, Rabu (21/10/2026) sore. Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Supian HK, turut membunyikan sirene sebagai tanda dimulainya kegiatan tersebut.

Acara diawali dengan pertunjukan tarian daerah Dayak Barito Timur (Bartim), kemudian dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Galuh Tantri Narindra.

Prosesi dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Galuh Tantri Narindra bersama pimpinan Adaro dan Ketua DPRD Kalsel. Setelah itu, rombongan meninjau sejumlah stan UMKM yang berpartisipasi dalam bazar.

Usai peninjauan, Supian HK menegaskan bahwa UMKM merupakan salah satu penggerak nyata perekonomian daerah. Karena itu, pengembangan sektor ini perlu didukung melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah, legislatif, dan dunia usaha.

“Ulun hadir dan turut serta membuka kegiatan ini karena ulun yakin, UMKM adalah salah satu motor penggerak ekonomi daerah yang paling riil. Ketika UMKM kita bergerak, ekonomi Banua bergerak, lapangan kerja terbuka, kesejahteraan meningkat,” ujar Supian HK.

Supian HK juga mengapresiasi langkah Adaro yang dinilainya turut membangun ekosistem kewirausahaan melalui program Spectapreneur, di samping menjalankan bisnis utamanya.

Menurutnya, pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan memberikan ruang untuk berjualan. Pelaku usaha juga membutuhkan pendampingan, penguatan kemampuan, serta akses pasar agar dapat mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“Ini contoh nyata kolaborasi yang kita harapkan. Adaro tidak hanya menjadi investor, tapi menjadi mitra strategis daerah dalam mencetak pengusaha-pengusaha baru yang tangguh. Program Spectapreneur ini mencetak talenta muda, memberikan pendampingan, dan membuka akses pasar. Ini yang membuat UMKM kita tidak hanya bertahan, tapi naik kelas,” tegasnya.

Ia menilai, keterlibatan dunia usaha dalam pengembangan kewirausahaan dapat menjadi salah satu upaya memperluas kesempatan bagi pelaku UMKM untuk tumbuh dan meningkatkan daya saing.

DPRD Kalsel, lanjutnya, berkomitmen mendukung kemajuan UMKM melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Dukungan itu akan diarahkan melalui pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

“DPRD Kalsel komitmen. Fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan akan kita arahkan untuk memperkuat UMKM. Kalau UMKM kuat, ekonomi Kalsel pasti kuat,” pungkas Supian HK. (adv/sn).

Bagikan:
Pedoman Media Siber | Redaksi | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Etik Jurnalistik | Kode Etik Internal Perusahaan | Kode Etik Perilaku Perusahaan Pers| Kode Etik Perilaku Wartawan | Jenjang Karier Kewartawanan| Peraturan Perusahaan Pers | Pedoman Pemberitaan Ramah Anak