Kalteng
MTQ KORPRI VIII Jadi Ajang Pembuktian Kesiapan dan Pelayanan Murung Raya
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan digelar pada 23–28 Juni 2026 di Kabupaten Murung Raya bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menunjukkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta kesiapan Murung Raya sebagai tuan rumah agenda besar tingkat provinsi.
Komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan kegiatan tersebut terlihat dari peninjauan langsung yang dilakukan Bupati Murung Raya Heriyus dan Wakil Bupati Rahmanto Muhidin ke sejumlah lokasi persiapan, termasuk Alun-Alun Jorih Jerah Puruk Cahu yang menjadi pusat pelaksanaan kegiatan.
Berbagai aspek terus dimatangkan, mulai dari kesiapan arena utama, akomodasi dan transportasi peserta, fasilitas pendukung, hingga sistem keamanan dan kenyamanan bagi para tamu yang akan datang dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
Lebih dari sekadar persiapan teknis, MTQ KORPRI VIII juga mengemban misi memperkuat nilai-nilai integritas, amanah, dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) yang sejalan dengan ajaran Al-Qur’an.
Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranggota KORPRI se-Kalimantan Tengah sekaligus memperkenalkan potensi daerah, budaya lokal, serta keramahan masyarakat Murung Raya kepada para peserta dan tamu undangan.
Keberhasilan penyelenggaraan MTQ KORPRI VIII nantinya tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan lomba, tetapi juga dari kemampuan Murung Raya memberikan pelayanan terbaik serta menampilkan citra daerah yang religius, tertib, aman, dan ramah.
Melalui ajang ini, Murung Raya memiliki kesempatan untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai daerah yang terus berkembang dan mampu menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala besar di tingkat provinsi. Keberhasilan tersebut sekaligus akan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Murung Raya. (adv/sn).
Kalteng
Bupati Heriyus Pimpin Rapat Finalisasi Persiapan MTQ KORPRI VIII Kalteng di Murung Raya
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Bupati Murung Raya, Heriyus, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026, memimpin rapat finalisasi persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut secara hybrid di Aula A Kantor Bupati Murung Raya dan melalui Zoom Meeting, Rabu (17/6/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin selaku Ketua Harian Panitia MTQ KORPRI Kalteng 2026, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Murung Raya Sarwo Mintarjo, serta sejumlah kepala perangkat daerah yang terlibat dalam kepanitiaan.
Berbagai aspek teknis pelaksanaan menjadi fokus pembahasan, mulai dari susunan acara, pelaksanaan defile peserta, kesiapan masing-masing seksi, hingga pengaturan kedatangan, kepulangan, dan akomodasi peserta selama berada di Kabupaten Murung Raya.
Sebanyak 342 peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah dijadwalkan mengikuti MTQ KORPRI VIII Tahun 2026. Untuk menambah semarak kegiatan, panitia juga merencanakan penyediaan door prize bagi peserta dan tamu yang hadir.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang mengikuti rapat melalui Zoom Meeting, terdiri dari unsur Biro Kesejahteraan Rakyat dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, menyampaikan apresiasi atas kesiapan Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ KORPRI tingkat provinsi.
Dalam arahannya, Bupati Heriyus menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi seluruh panitia agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar, aman, tertib, dan sukses.
“Saya berharap seluruh panitia terus memperkuat koordinasi dan komunikasi sehingga setiap bidang dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal. Keberhasilan kegiatan ini menjadi tanggung jawab bersama,” kata Heriyus.
Selain kesiapan teknis, aspek keamanan juga menjadi perhatian utama panitia. Untuk itu, pelaksanaan kegiatan akan mendapat dukungan dari pihak kepolisian guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan kondusif.
Melalui rapat pematangan ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya optimistis pelaksanaan MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 dapat berjalan sukses serta memberikan kesan positif bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir. (adv/sn).
Kalteng
Rahmanto Muhidin Perkuat Sinergi dengan Ulama pada Peringatan 1 Muharram 1448 H di Baras Kuning
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Kepemimpinan yang kuat tidak hanya ditopang oleh kebijakan dan pembangunan fisik, tetapi juga oleh nilai-nilai spiritual yang menjadi fondasi moral dalam menjalankan amanah. Hal tersebut tercermin dari komitmen Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, yang dikenal aktif menjalin silaturahmi dengan para ulama, habaib, tokoh agama, dan pemuka masyarakat.
Komitmen itu kembali terlihat dalam kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Kawasan Wisata Religi Baras Kuning, Desa Datah Kotou, Kecamatan Tanah Siang Selatan, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang bersama-sama menyemarakkan momentum pergantian tahun Hijriah.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin turut menyampaikan sambutan dan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat yang hadir.
Kehadiran Rahmanto dalam forum keagamaan tersebut dinilai sebagai bentuk konsistensinya dalam membangun hubungan yang harmonis dengan para ulama. Bagi dirinya, ulama memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam menjaga nilai-nilai moral, memperkuat persatuan, serta memberikan nasihat dalam menjalankan roda pemerintahan.
Berdasarkan undangan dan dokumentasi kegiatan yang beredar, sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat turut dijadwalkan hadir, di antaranya para habaib, pengasuh majelis taklim, tokoh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), kepala desa, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa peringatan 1 Muharram tidak hanya menjadi agenda keagamaan semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan para tokoh agama dalam memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam tradisi masyarakat Indonesia, khususnya di daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius, kedekatan pemimpin dengan ulama memiliki makna yang penting. Ulama tidak hanya berperan sebagai penjaga nilai keagamaan, tetapi juga menjadi sumber nasihat dan pertimbangan moral dalam kehidupan sosial maupun pembangunan daerah.
Seorang pemimpin yang membuka ruang dialog dengan ulama menunjukkan komitmen untuk mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus menjaga arah pembangunan agar tetap selaras dengan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat.
Semangat tersebut tampak melekat pada sosok Rahmanto Muhidin. Dalam berbagai kesempatan, ia kerap meminta doa dan masukan dari para tokoh agama sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan pembangunan Murung Raya yang membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.
Momentum Tahun Baru Islam sendiri memiliki makna yang mendalam. Selain menandai pergantian kalender Hijriah, 1 Muharram juga menjadi simbol hijrah, yakni perubahan menuju kondisi yang lebih baik. Semangat hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah mengandung nilai pengorbanan, persatuan, dan transformasi yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat maupun pembangunan daerah.
Pesan tersebut tercermin dalam rangkaian kegiatan yang mengangkat tema peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT, mengenang perjuangan para pendahulu, serta memperkuat semangat perubahan dan persatuan. Nilai-nilai itu sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam membangun daerah yang maju tanpa meninggalkan identitas religius dan budaya lokal.
Selain sambutan dari Wakil Bupati, kegiatan juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah agama, zikir, serta doa bersama. Rangkaian acara tersebut menjadi ruang refleksi spiritual bagi masyarakat sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Di tengah tantangan pembangunan, perubahan sosial, dan dinamika ekonomi, keberadaan ulama sebagai penyejuk sekaligus penuntun moral tetap menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Karena itu, sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan para tokoh agama menjadi modal sosial yang berharga dalam menjaga keharmonisan dan stabilitas daerah.
Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di Baras Kuning menjadi gambaran nyata eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan ulama di Kabupaten Murung Raya. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, pemerintah tidak hanya hadir sebagai penyelenggara pemerintahan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menghormati nilai agama dan tradisi.
Diharapkan, semangat hijrah yang menjadi ruh Tahun Baru Islam dapat menjadi energi positif dalam mewujudkan Murung Raya yang maju, religius, harmonis, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat. (adv/sn).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Mahyono Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan dan Kepedulian Sosial
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi PKB, Mahyono, mengajak seluruh umat Muslim di daerah tersebut menjadikan momentum pergantian tahun Hijriah sebagai sarana memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Mahyono yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Murung Raya mengatakan, peringatan 1 Muharram bukan sekadar penanda pergantian tahun dalam kalender Islam, melainkan momentum untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
“Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk melakukan evaluasi diri, memperbaiki akhlak, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat persaudaraan sesama umat,” ujar Mahyono, Selasa (16/6/2026).
Ia mengimbau masyarakat agar menyambut datangnya 1 Muharram dengan berbagai kegiatan yang bernilai religius dan bermanfaat, seperti menghadiri majelis taklim, memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, serta melaksanakan kegiatan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, nilai-nilai hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW harus menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi, keluarga, maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Mahyono juga mengajak seluruh masyarakat Murung Raya untuk terus menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.
“Perbedaan yang ada harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan. Dengan kebersamaan dan semangat saling menghormati, saya yakin Murung Raya akan semakin maju dan sejahtera,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Mahyono turut menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Murung Raya. Ia berharap tahun baru ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat.
“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan untuk terus berbuat kebaikan bagi sesama dan daerah yang kita cintai,” tutupnya. (adv/sn).
Kalteng
Sungai Barito Meluap, Warga Desa Malasan Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Debit air Sungai Barito terus mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga di bantaran sungai, khususnya di Desa Malasan, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, mulai terendam banjir, Senin (15/6/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air di Desa Malasan mencapai sekitar satu meter dan telah memasuki rumah-rumah warga yang berada di kawasan bantaran Sungai Barito.
Kepala Desa Malasan, Ardiansyah, mengatakan kenaikan debit air yang terjadi saat ini merupakan dampak kiriman air dari wilayah hulu Sungai Barito yang berlangsung selama beberapa hari terakhir.
“Dalam tiga hari terakhir debit air terus meningkat. Ini merupakan kiriman air dari daerah hulu yang juga mengalami hujan dengan intensitas cukup tinggi,” ujarnya.
Ardiansyah mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir yang masih dapat bertambah tinggi apabila hujan terus turun.
Ia juga meminta warga untuk mengamankan barang-barang berharga dan memperhatikan keselamatan anggota keluarga, terutama anak-anak dan lanjut usia.
Pemerintah desa terus memantau perkembangan kondisi debit air Sungai Barito dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi dampak banjir yang lebih luas. (adv/sn).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Johansyah Tekankan Pentingnya Sarana Representatif untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Wakil Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Hj. Johansyah, menegaskan bahwa pelayanan publik yang berkualitas harus didukung oleh sarana dan prasarana pemerintahan yang representatif, terutama di tingkat kelurahan dan desa yang menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat.
Menurutnya, ketersediaan fasilitas pemerintahan yang memadai akan membantu aparatur dalam memberikan pelayanan yang cepat, efektif, dan profesional. Selain itu, keberadaan kantor pelayanan yang nyaman juga dapat meningkatkan kepuasan masyarakat saat mengurus berbagai kebutuhan administrasi.
Johansyah menyampaikan dukungannya terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam meningkatkan pembangunan sarana pemerintahan di berbagai wilayah. Ia menilai langkah tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Pelayanan yang berkualitas tentu harus didukung fasilitas yang representatif agar aparatur dapat bekerja secara optimal dan masyarakat merasa nyaman saat menerima pelayanan,” ujar Johansyah di Puruk Cahu, Jumat (12/6).
Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah daerah yang terus mendorong peningkatan fasilitas pemerintahan hingga ke tingkat bawah. Menurutnya, pembangunan sarana pemerintahan merupakan investasi jangka panjang yang penting untuk mendukung pelayanan masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan.
Selain menunjang pelayanan, Johansyah menilai fasilitas pemerintahan yang memadai dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertib, produktif, dan profesional bagi aparatur. Dengan demikian, proses pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Politisi tersebut berharap berbagai fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal serta dipelihara dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik oleh masyarakat maupun aparatur pemerintah.
Ia juga mendorong agar pembangunan sarana pemerintahan dilakukan secara merata, termasuk di wilayah terpencil, sehingga seluruh masyarakat memiliki akses terhadap pelayanan publik yang setara tanpa terkendala keterbatasan fasilitas.
“Dengan dukungan fasilitas yang memadai, kami berharap kualitas pelayanan publik di Murung Raya terus meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal,” tandasnya. (adv/sn).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Ketua DPRD Murung Raya Dukung Persiapan MTQ VIII Korpri 2026
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Hj. Rumiadi, SE, SH, MH, menyatakan dukungannya terhadap persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tahun 2026 yang tengah dimatangkan Pemerintah Kabupaten Murung Raya.
Dukungan tersebut disampaikan menyusul rapat panitia pelaksanaan MTQ VIII Korpri yang digelar di Aula A Kantor Bupati Murung Raya, Kamis (11/6/2026). Rapat dipimpin Bupati Murung Raya, Heriyus, dan dihadiri panitia pelaksana serta perwakilan perangkat daerah terkait.
Rumiadi mengatakan, MTQ Korpri tidak hanya menjadi ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan silaturahmi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya.
Menurutnya, seluruh persiapan kegiatan harus dilakukan secara matang agar pelaksanaan MTQ dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi peserta maupun masyarakat.
“Pelaksanaan MTQ Korpri ini sangat baik dalam memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan di lingkungan ASN. Karena itu, persiapan yang matang sangat penting agar kegiatan dapat berjalan sukses sesuai harapan bersama,” ujar Rumiadi di Puruk Cahu, Jumat (12/6).
Ia juga mendorong seluruh panitia dan perangkat daerah yang terlibat untuk terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan teknis kegiatan.
Menurutnya, sinergi yang baik antar-panitia menjadi kunci utama dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ VIII Korpri Tahun 2026.
“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu meningkatkan semangat ASN dalam menjaga nilai-nilai religius dan etika saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Politikus PDI Perjuangan itu turut mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya yang terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan karakter serta pembinaan mental dan spiritual aparatur.
MTQ VIII Korpri Kabupaten Murung Raya dijadwalkan berlangsung pada 23–28 Juni 2026. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persatuan, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas spiritual ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya. (adv/sn).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Dina Maulidah Ajak Ibu Hamil dan Orang Tua Balita Aktif Manfaatkan Posyandu
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, mengajak ibu hamil serta orang tua yang memiliki balita untuk aktif memanfaatkan layanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di lingkungan masing-masing guna memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal, Jumat (12/6/2026).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan berbasis masyarakat yang diselenggarakan oleh, dari, dan untuk masyarakat. Keberadaan Posyandu dinilai sangat penting dalam memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, dan balita.
“Saya mengimbau masyarakat agar tidak ragu membawa balitanya ke Posyandu untuk memeriksakan kesehatan. Begitu juga bagi ibu hamil, pemeriksaan rutin sangat penting agar kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin tetap terpantau dengan baik,” kata Dina.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala di Posyandu dapat membantu mendeteksi sejak dini berbagai permasalahan kesehatan, baik pada ibu hamil maupun balita. Dengan demikian, upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Dina menegaskan, pemantauan kesehatan ibu hamil dan balita melalui Posyandu merupakan langkah penting dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam menjaga pertumbuhan dan perkembangan anak.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat di Kabupaten Murung Raya untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan lingkungan yang bersih dan penerapan PHBS, kesehatan keluarga dapat terjaga dengan lebih baik sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” pungkasnya. (adv/sn).
Kalteng
Pemkab Murung Raya Salurkan 230 Pasang Sepatu untuk Siswa, Tingkatkan Semangat Belajar
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan sebanyak 230 pasang sepatu sekolah kepada siswa dari sembilan sekolah di Kecamatan Murung.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Murung Raya, Putu Suranta, mewakili Bupati Murung Raya Heriyus, di Aula Balairung Abdi Praja, Kantor Kecamatan Murung, Jumat (12/6/2026).
Program bantuan ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah sekaligus meningkatkan semangat belajar para siswa.
Dalam sambutan tertulis Bupati Heriyus yang dibacakan Putu Suranta, disebutkan bahwa pendidikan merupakan investasi strategis bagi masa depan daerah. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang layak tanpa terkendala keterbatasan fasilitas pendidikan.
“Sepasang sepatu baru ini diharapkan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, meraih prestasi, dan mewujudkan cita-cita mereka,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah melakukan pendataan dan validasi penerima bantuan sehingga penyaluran dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Sementara itu, Camat Murung Ivan Sugita berharap program serupa dapat direplikasi oleh pemerintah desa dan kelurahan di berbagai wilayah Kabupaten Murung Raya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan serta meningkatkan motivasi belajar generasi muda.
“Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan semakin banyak anak yang dapat belajar dengan nyaman dan termotivasi untuk mencapai prestasi terbaik,” katanya.
Program bantuan sepatu sekolah ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (adv/sn).
Hukum dan Kriminal
Pengedar Sabu Terjaring Polisi Sita Barang Bukti
TAMIANG LAYANG, selidahnusantara. id – Upaya pemberantasan peredaran narkotika di Kabupaten Barito Timur kembali membuahkan hasil. Seorang pria berinisial A (35) tak berkutik saat tim Satresnarkoba Polres Barito Timur meringkusnya di kawasan Desa Matabu, Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur.
Penangkapan yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB itu merupakan tindak lanjut atas informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Dari tangan terduga pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 1,78 gram bruto yang dikemas dalam plastik klip. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba, di antaranya tisu pembungkus, satu unit telepon genggam merek Infinix Smart 9, serta kartu SIM Telkomsel.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas AKP Eko Sutrisno, S.H., M.M., menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk keseriusan Polri dalam memerangi peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya.
“Atas arahan Bapak Kapolres, setiap informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional. Hasilnya, satu orang terduga pengedar berhasil diamankan beserta barang bukti yang ditemukan,” ujar AKP Eko.
Ia menegaskan bahwa jajaran Polres Barito Timur tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku peredaran maupun penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda.
“Perang terhadap narkoba adalah komitmen kami. Siapa pun yang terlibat akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Saat ini pelaku telah mendekam di rumah tahanan Polres Barito Timur guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan ketentuan pidana lainnya yang relevan.
Polres Barito Timur juga kembali mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memutus mata rantai peredaran narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.
“Jangan takut melapor. Identitas masyarakat yang memberikan informasi akan kami lindungi. Peredaran narkoba adalah musuh bersama yang harus diberantas,” pungkas AKP Eko. (eka/sn).
-
Kalteng3 minggu agoJelang Peresmian SPPG, Kapolres Murung Raya Gelar Doa Bersama
-
DPRD Kabupaten Murung Raya6 hari agoJohansyah Tekankan Pentingnya Sarana Representatif untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
-
DPRD Kabupaten Murung Raya6 hari agoKetua DPRD Murung Raya Dukung Persiapan MTQ VIII Korpri 2026
-
Kalteng4 minggu agoMerawat Semangat Huma Betang, Menjaga Masa Depan Kalimantan Tengah
-
Kalsel2 minggu agoKetua BPD Jadi Sorotan Usai Polemik Insentif Guru TPA
-
Kalsel4 minggu agoAbah Isar : Kenali Diri dan Kenali Sang Pencipta
-
Kalsel6 hari agoDugaan Pengalihan ADD di Desa Sungai Lumbah Jadi Sorotan, Ketidaksinkronan DPMD dan Inspektorat Tuai Pertanyaan Publik
-
Kalteng3 minggu agoBupati Heriyus Pantau Penyaluran Hewan Kurban dan Silaturahmi dengan Warga Danau Usung
-
Kalsel1 bulan agoMemaknai Jejak Wali Mastur
-
Marabahan1 minggu agoPenghapusan Insentif TPA di Desa Sungai Lumbah Jadi Sorotan, Masyarakat Pertanyakan Peran Camat dan Inspektorat
