DPRD Kabupaten Murung Raya
Persiapan MTQ KORPRI VIII Tingkat Kalteng di Murung Raya Hampir Rampung
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dipusatkan di Kabupaten Murung Raya terus dimatangkan oleh pemerintah daerah bersama panitia pelaksana.
Wakil Ketua I DPRD Murung Raya sekaligus panitia pelaksana, Dina Maulidah, mengatakan bahwa berbagai persiapan telah mencapai tahap akhir. Panggung utama, arena pelaksanaan, serta sejumlah fasilitas pendukung di kawasan Alun-Alun Jorih Jerah Puruk Cahu telah selesai dikerjakan dan siap digunakan.
“Persiapan sudah hampir selesai. Baik panggung utama, arena kegiatan, maupun fasilitas pendukung lainnya di lingkungan alun-alun telah siap untuk pelaksanaan MTQ KORPRI VIII,” ujar Dina saat meninjau lokasi kegiatan, Sabtu (20/6/2026) sore.
Dina menjelaskan, pada malam pembukaan MTQ KORPRI VIII, panitia akan menghadirkan qari internasional, Ustaz Dasrijal, untuk memeriahkan rangkaian acara. Sementara itu, pada malam penutupan akan diisi oleh penampilan Habib (Abi) Haddad Alwi.
Menurutnya, kehadiran tokoh-tokoh tersebut diharapkan dapat menambah semarak sekaligus memberikan nuansa religius dalam pelaksanaan MTQ KORPRI tingkat provinsi tersebut.
“Mari kita saksikan bersama dan sukseskan MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Murung Raya,” ajaknya.
MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota KORPRI sekaligus meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan aparatur sipil negara. (adv/sn).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Mahyono Apresiasi Kesiapan Venue MTQ KORPRI VIII Kalteng
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, S.Kom, mengapresiasi kesiapan lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan digelar di Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu, pada 23–28 Juni 2026.
Menurut Mahyono, kesiapan sebagai tuan rumah harus dipastikan secara optimal agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses. Ia menekankan pentingnya penyelesaian seluruh sarana dan prasarana pendukung sebelum pelaksanaan MTQ dimulai.
“Kesiapan lokasi dan seluruh fasilitas pendukung harus diselesaikan tepat waktu sebelum kegiatan dimulai,” ujar Mahyono, Jumat (19/6/2026).
Politisi PKB tersebut menilai MTQ KORPRI tidak hanya menjadi ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antaranggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, panitia pelaksana, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ KORPRI VIII.
“Kesiapan infrastruktur, fasilitas, dan dukungan seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta dan tamu yang datang ke Murung Raya,” katanya.
Mahyono berharap pelaksanaan MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga semakin menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat semangat kebersamaan dan persaudaraan antar daerah.
“Dengan dukungan semua pihak, kami berharap MTQ KORPRI VIII berlangsung sukses, berkesan, dan memberikan dampak positif bagi Murung Raya, baik dari aspek keagamaan, sosial, maupun promosi daerah,” tambahnya.
Pelaksanaan MTQ KORPRI VIII juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam menyukseskan agenda tingkat provinsi sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada peserta, official, dan tamu yang hadir dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
Selain sebagai ajang syiar Islam, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ukhuwah antardaerah serta menjadi sarana memperkenalkan berbagai potensi Kabupaten Murung Raya kepada masyarakat Kalimantan Tengah secara lebih luas. (adv/sn).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Dina Maulidah Tinjau Kesiapan Lokasi MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalteng di Puruk Cahu
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, meninjau kesiapan lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan digelar di Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 23–28 Juni 2026 telah siap digunakan dan memenuhi standar pelaksanaan kegiatan tingkat provinsi.
Dina Maulidah mengatakan, kesiapan lokasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan MTQ KORPRI VIII yang akan diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.
“Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan fisik maupun fasilitas pendukung dapat diselesaikan tepat waktu sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai,” ujarnya, Rabu (17/6).
Menurutnya, MTQ KORPRI tidak hanya menjadi ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi antaranggota KORPRI serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, panitia pelaksana, dan seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaan MTQ dapat berjalan lancar, tertib, aman, dan sukses.
“Kesiapan infrastruktur dan dukungan seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta dan tamu yang datang ke Murung Raya,” katanya.
Dina berharap MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga semakin menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat semangat kebersamaan dan persaudaraan.
“Dengan dukungan semua pihak, kami berharap MTQ KORPRI VIII berlangsung sukses, berkesan, dan memberikan dampak positif bagi Murung Raya, baik dari aspek keagamaan, sosial, maupun promosi daerah,” tambahnya.
Melalui penyelenggaraan kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Murung Raya menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta dan tamu yang hadir. (adv/sn).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Mahyono Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan dan Kepedulian Sosial
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi PKB, Mahyono, mengajak seluruh umat Muslim di daerah tersebut menjadikan momentum pergantian tahun Hijriah sebagai sarana memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Mahyono yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Murung Raya mengatakan, peringatan 1 Muharram bukan sekadar penanda pergantian tahun dalam kalender Islam, melainkan momentum untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
“Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk melakukan evaluasi diri, memperbaiki akhlak, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat persaudaraan sesama umat,” ujar Mahyono, Selasa (16/6/2026).
Ia mengimbau masyarakat agar menyambut datangnya 1 Muharram dengan berbagai kegiatan yang bernilai religius dan bermanfaat, seperti menghadiri majelis taklim, memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, serta melaksanakan kegiatan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, nilai-nilai hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW harus menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi, keluarga, maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Mahyono juga mengajak seluruh masyarakat Murung Raya untuk terus menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.
“Perbedaan yang ada harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan. Dengan kebersamaan dan semangat saling menghormati, saya yakin Murung Raya akan semakin maju dan sejahtera,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Mahyono turut menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Murung Raya. Ia berharap tahun baru ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat.
“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan untuk terus berbuat kebaikan bagi sesama dan daerah yang kita cintai,” tutupnya. (adv/sn).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Johansyah Tekankan Pentingnya Sarana Representatif untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Wakil Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Hj. Johansyah, menegaskan bahwa pelayanan publik yang berkualitas harus didukung oleh sarana dan prasarana pemerintahan yang representatif, terutama di tingkat kelurahan dan desa yang menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat.
Menurutnya, ketersediaan fasilitas pemerintahan yang memadai akan membantu aparatur dalam memberikan pelayanan yang cepat, efektif, dan profesional. Selain itu, keberadaan kantor pelayanan yang nyaman juga dapat meningkatkan kepuasan masyarakat saat mengurus berbagai kebutuhan administrasi.
Johansyah menyampaikan dukungannya terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam meningkatkan pembangunan sarana pemerintahan di berbagai wilayah. Ia menilai langkah tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Pelayanan yang berkualitas tentu harus didukung fasilitas yang representatif agar aparatur dapat bekerja secara optimal dan masyarakat merasa nyaman saat menerima pelayanan,” ujar Johansyah di Puruk Cahu, Jumat (12/6).
Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah daerah yang terus mendorong peningkatan fasilitas pemerintahan hingga ke tingkat bawah. Menurutnya, pembangunan sarana pemerintahan merupakan investasi jangka panjang yang penting untuk mendukung pelayanan masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan.
Selain menunjang pelayanan, Johansyah menilai fasilitas pemerintahan yang memadai dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertib, produktif, dan profesional bagi aparatur. Dengan demikian, proses pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Politisi tersebut berharap berbagai fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal serta dipelihara dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik oleh masyarakat maupun aparatur pemerintah.
Ia juga mendorong agar pembangunan sarana pemerintahan dilakukan secara merata, termasuk di wilayah terpencil, sehingga seluruh masyarakat memiliki akses terhadap pelayanan publik yang setara tanpa terkendala keterbatasan fasilitas.
“Dengan dukungan fasilitas yang memadai, kami berharap kualitas pelayanan publik di Murung Raya terus meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal,” tandasnya. (adv/sn).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Ketua DPRD Murung Raya Dukung Persiapan MTQ VIII Korpri 2026
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Hj. Rumiadi, SE, SH, MH, menyatakan dukungannya terhadap persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tahun 2026 yang tengah dimatangkan Pemerintah Kabupaten Murung Raya.
Dukungan tersebut disampaikan menyusul rapat panitia pelaksanaan MTQ VIII Korpri yang digelar di Aula A Kantor Bupati Murung Raya, Kamis (11/6/2026). Rapat dipimpin Bupati Murung Raya, Heriyus, dan dihadiri panitia pelaksana serta perwakilan perangkat daerah terkait.
Rumiadi mengatakan, MTQ Korpri tidak hanya menjadi ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan silaturahmi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya.
Menurutnya, seluruh persiapan kegiatan harus dilakukan secara matang agar pelaksanaan MTQ dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi peserta maupun masyarakat.
“Pelaksanaan MTQ Korpri ini sangat baik dalam memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan di lingkungan ASN. Karena itu, persiapan yang matang sangat penting agar kegiatan dapat berjalan sukses sesuai harapan bersama,” ujar Rumiadi di Puruk Cahu, Jumat (12/6).
Ia juga mendorong seluruh panitia dan perangkat daerah yang terlibat untuk terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan teknis kegiatan.
Menurutnya, sinergi yang baik antar-panitia menjadi kunci utama dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ VIII Korpri Tahun 2026.
“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu meningkatkan semangat ASN dalam menjaga nilai-nilai religius dan etika saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Politikus PDI Perjuangan itu turut mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya yang terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan karakter serta pembinaan mental dan spiritual aparatur.
MTQ VIII Korpri Kabupaten Murung Raya dijadwalkan berlangsung pada 23–28 Juni 2026. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persatuan, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas spiritual ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya. (adv/sn).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Dina Maulidah Ajak Ibu Hamil dan Orang Tua Balita Aktif Manfaatkan Posyandu
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, mengajak ibu hamil serta orang tua yang memiliki balita untuk aktif memanfaatkan layanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di lingkungan masing-masing guna memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal, Jumat (12/6/2026).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan berbasis masyarakat yang diselenggarakan oleh, dari, dan untuk masyarakat. Keberadaan Posyandu dinilai sangat penting dalam memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, dan balita.
“Saya mengimbau masyarakat agar tidak ragu membawa balitanya ke Posyandu untuk memeriksakan kesehatan. Begitu juga bagi ibu hamil, pemeriksaan rutin sangat penting agar kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin tetap terpantau dengan baik,” kata Dina.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala di Posyandu dapat membantu mendeteksi sejak dini berbagai permasalahan kesehatan, baik pada ibu hamil maupun balita. Dengan demikian, upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Dina menegaskan, pemantauan kesehatan ibu hamil dan balita melalui Posyandu merupakan langkah penting dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam menjaga pertumbuhan dan perkembangan anak.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat di Kabupaten Murung Raya untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan lingkungan yang bersih dan penerapan PHBS, kesehatan keluarga dapat terjaga dengan lebih baik sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” pungkasnya. (adv/sn).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Mahyono Apresiasi Sosialisasi Penilaian Kapabilitas Kelembagaan Pemkab Murung Raya
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, S.Kom., mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya yang menggelar Sosialisasi Penilaian Kapabilitas Kelembagaan Perangkat Daerah Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Cahai Ondhui Tingang, Gedung B Kantor Bupati Murung Raya, Rabu (10/6/2026).
Menurut Mahyono, sosialisasi tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman seluruh perangkat daerah mengenai kebijakan, mekanisme pelaksanaan, serta instrumen yang digunakan dalam penilaian kapabilitas kelembagaan.
“Melalui sosialisasi ini, seluruh perangkat daerah memperoleh pemahaman yang komprehensif terkait kebijakan, mekanisme pelaksanaan, dan instrumen penilaian untuk mengukur tingkat kematangan serta kapabilitas kelembagaan,” ujar Mahyono.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Murung Raya itu menilai, pemahaman yang baik terhadap proses penilaian akan membantu perangkat daerah mempersiapkan diri secara optimal dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi pemerintahan.
Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penilaian Kapabilitas Kelembagaan pada Instansi Pemerintah.
Dalam sambutan Bupati Murung Raya Heriyus yang dibacakan Asisten I Sekretariat Daerah, Rahmat K. Tambunan, ditegaskan pentingnya kesamaan persepsi di antara seluruh perangkat daerah agar proses penilaian dapat berjalan objektif, akurat, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Penilaian ini bukan sekadar bentuk pengawasan, melainkan instrumen evaluasi untuk mengetahui kondisi kelembagaan secara nyata. Hasilnya akan menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan,” kata Rahmat.
Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Murung Raya, Dommy Joan Eka Dinata, menjelaskan bahwa objek penilaian meliputi 28 perangkat daerah, RSUD Puruk Cahu, 10 kecamatan, 9 kelurahan, serta 10 Unit Pelaksana Teknis (UPT).
Ia menambahkan, setelah tahapan sosialisasi, kegiatan akan dilanjutkan dengan pendampingan teknis, verifikasi data, serta pengumpulan dokumen pendukung yang diperlukan dalam proses penilaian.
Sosialisasi tersebut dihadiri para kepala perangkat daerah, camat, lurah, dan perwakilan unit kerja di lingkungan Pemkab Murung Raya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Murung Raya berharap seluruh perangkat daerah dapat memahami mekanisme penilaian kapabilitas kelembagaan secara menyeluruh sehingga pelaksanaannya berjalan optimal serta mampu mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, profesional, dan akuntabel. (adv/sn).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Ketua DPRD Murung Raya Apresiasi Kepulangan Jemaah Haji, Usulkan Petugas Pendamping Daerah
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rumiadi, S.E., S.H., M.H., mengapresiasi kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Murung Raya yang tiba dengan selamat setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Kepulangan jemaah haji disambut langsung oleh Bupati Murung Raya Heriyus didampingi Sekretaris Daerah Sarwo Mintarjo serta sejumlah unsur pemerintah daerah di halaman Masjid Agung Al-Istiqlal Puruk Cahu, Rabu (10/6/2026).
Suasana haru dan bahagia mewarnai penyambutan 53 jemaah haji yang kembali ke Murung Raya. Mereka disambut hangat oleh keluarga masing-masing. Turut hadir dalam penyambutan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Murung Raya, Ketua MUI Murung Raya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Rumiadi menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah haji dalam keadaan sehat dan selamat.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari proses pemberangkatan hingga pemulangan jemaah ke daerah.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung rangkaian penyelenggaraan ibadah haji sehingga berjalan lancar, mulai dari pemberangkatan hingga penyambutan kepulangan jemaah di Murung Raya,” ujar Rumiadi.
Menurutnya, kualitas pelayanan haji perlu terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, termasuk melalui penyediaan petugas pendamping haji daerah. “Kepada pemerintah daerah, kiranya dapat menyediakan anggaran untuk petugas pendamping haji daerah pada tahun-tahun mendatang,” katanya.
Rumiadi menilai keberadaan petugas pendamping sangat penting karena tidak seluruh jemaah memiliki pengalaman melaksanakan ibadah haji. Sebagian besar jemaah masih memerlukan pendampingan, terutama terkait pemahaman lokasi ibadah dan kendala komunikasi.
“Dengan adanya petugas pendamping haji daerah, para jemaah akan lebih mudah menjalankan ibadah dengan lancar. Pendamping dapat membantu dan memandu jemaah selama berada di Madinah, Arafah, Muzdalifah, Mina, hingga Makkah,” jelasnya.
Diketahui, jumlah jemaah haji asal Murung Raya yang diberangkatkan pada 26 April 2026 sebanyak 74 orang, terdiri atas 27 laki-laki dan 47 perempuan. Sebanyak 69 orang tergabung dalam Kloter Banjarmasin 4.
Sementara itu, Panitia Keberangkatan Haji Kabupaten Murung Raya, Pirman Prihatin, mengatakan sebanyak 53 jemaah telah tiba di Murung Raya. Adapun 16 jemaah lainnya masih berada di Banjarmasin, sedangkan lima jemaah masih dalam proses pemulangan dari Arab Saudi karena tergabung dalam Kloter 5, 6, dan 19.
“Sebanyak 53 jemaah sudah tiba di Murung Raya. Sementara 16 jemaah masih berada di Banjarmasin, dan lima jemaah lainnya masih dalam proses pemulangan dari Arab Saudi,” ujar Pirman. (adv/sn).
DPRD Kabupaten Murung Raya
Fraksi-Fraksi DPRD Murung Raya Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
PURUK CAHU, selidahnusantara.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura) kembali melaksanakan Rapat Paripurna Ke-2 Masa Sidang II Tahun 2026 dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Murung Raya Tahun Anggaran 2025, Jumat (5/6/2026).
Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Mura, Dina Maulidah dihadiri Pj Sekda Murung Raya Sarwo Mintarjo mewakili Bupati Heriyus.
Dalam rapat tersebut, masing-masing fraksi DPRD menyampaikan pandangan umum terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 yang sebelumnya telah disampaikan oleh pihak Pemerintah Daerah.
Secara umum, seluruh fraksi DPRD Kabupaten Murung Raya menyatakan dapat menerima dan menyetujui Raperda tersebut untuk dibahas pada tahapan selanjutnya sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.
Selain menyampaikan persetujuan, sejumlah fraksi juga memberikan masukan, saran, serta catatan konstruktif sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan dalam pelaksanaan program pembangunan serta pengelolaan keuangan daerah kedepan.
Wakil Ketua I DPRD Murung Raya Dina Maulidah, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik antara legislatif dan eksekutif dalam proses pembahasan pertanggungjawaban APBD.
Menurutnya, sinergi yang terjalin menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (adv/sn).
-
Kalteng3 minggu agoJelang Peresmian SPPG, Kapolres Murung Raya Gelar Doa Bersama
-
DPRD Kabupaten Murung Raya1 minggu agoJohansyah Tekankan Pentingnya Sarana Representatif untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
-
DPRD Kabupaten Murung Raya1 minggu agoKetua DPRD Murung Raya Dukung Persiapan MTQ VIII Korpri 2026
-
Kalteng4 minggu agoMerawat Semangat Huma Betang, Menjaga Masa Depan Kalimantan Tengah
-
Kalsel3 minggu agoKetua BPD Jadi Sorotan Usai Polemik Insentif Guru TPA
-
Kalsel1 minggu agoDugaan Pengalihan ADD di Desa Sungai Lumbah Jadi Sorotan, Ketidaksinkronan DPMD dan Inspektorat Tuai Pertanyaan Publik
-
Kalsel4 minggu agoAbah Isar : Kenali Diri dan Kenali Sang Pencipta
-
Kalteng3 minggu agoBupati Heriyus Pantau Penyaluran Hewan Kurban dan Silaturahmi dengan Warga Danau Usung
-
Marabahan2 minggu agoPenghapusan Insentif TPA di Desa Sungai Lumbah Jadi Sorotan, Masyarakat Pertanyakan Peran Camat dan Inspektorat
-
Kalsel6 hari agoDugaan Pengalihan ADD ke DD di Sungai Lumbah Mengemuka, Publik Soroti Lemahnya Koordinasi DPMD dan Inspektorat
